Li Khan Halo sobat ilmunik, perkenalkan nama saya Maslihan berasal dari salah satu kota di daerah Jawa Timur tepatnya di kota Bojonegoro. Saya sangat ahli dalam bidang kebudayaan Indonesia dan juga ahli dalam bidang pendidikan.

Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif, Pengertian, Tahap (Lengkap)

7 min read

metode penelitian kualitatif dan kuantitatif

Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif – Pada masa sekarang dua metode penelitian ini sering digunakan dalam meneliti sesuatu. Tapi apakah kalian sudah mengerti tujuan dari dua metode ini? Apakah kalian sudah mengerti tentang susunan dan langkah-langkahnya? Jika kalian belum mengerti sepenuhnya, pada kesempatan ini akan saya jelaskan agar kalian dapat memahami dengan jelas maksud dari dua metode ini.

Pada artikel ini akan saya jelaskan tentang pengertian, persamaan, perbedaan, dan juga cara-cara yang ada pada metode penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat mempermudah kalian memahaminya.

Pengertian Metode Penelitian Kualitatif

pengertian metode penelitian kualitatif
Pixabay.com

Pengertian metode penelitian kualitatif adalah sebuah metode penelitian riset yang bersifat deskripsi, cenderung lebih menggunakan analisis dan menunjukan proses makna. Tujuan dari metode penelitian kualitatif adalah pemahaman secara luas dan mendalam terhadap suatu permasalahan yang sedang dikaji atau diteliti. Data yang dikumpulkan lebih banyak berupa huruf, kata ataupun gambar daripada angka.

Pengertian Menurut Para Ahli

Selain dari pengertian secara garis besar diatas, banyak juga pengertian yang diungkapkan para ahli tentang apa itu metode penelitian kualitatif. Pendapat-pendapat para ahli tersebut antara lain:

Sugiyono (2005: 6)

Mengungkapkan bahwa metode penelitian kualitatif adalah suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, dimana sang peneliti merupakan instrumen kuncinya.

Moleong (2005: 6)

Mendefiniskan bahwa metode penelitian kualitatif adalah sebuah metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, Contohnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistic dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah, juga memanfaatkan berbagi metode alamiah.

Saryono (2010)

Mendefinisikan bahwa metode penelitian kualitatif sebagai sebuah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif.

Kirk dan Miller (1986)

Mengungkapkan bahwa metode penelitian kualitatif sebagai suatu tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial, yang secara fundamental bergantung pada pengamatan terhadap manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut.

Miles dan Huberman (1994)

Mengungkapkan bahwa metode penelitian kualitatif sebagai metode yang berusaha mengungkap berbagai keunikan yang terdapat pada individu, kelompok, masyarakat, organisasi dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh, jelas, dan dapat bertanggungjawab secara ilmiah.

Baca Juga Metode Penelitian Deskriptif

Jenis-Jenis Metode Penelitian Kualitatif

jenis-jenis metode kualitatif
Pixabay.com

Metode penelitian kualitatif memiliki berbagai jenis, secara garis besar penelitian kualitatif dapat dibagi menjadi lima jenis, antara lain:

Etnografi

Metode penelitian kualitatif etnografi adalah sebuah penelitian yang mempunyai tujuan untuk meneliti bentuk dan fungsi bahasa yang tersedia dalam budaya, dan selanjutnya digunakan untuk berkomunikasi oleh individu didalamnya. Serta mengamati bagaimana bentuk dan fungsi bahasa tersebut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Metode penelitian etnografi mendefinisikan kelompok sosial, sistem yang berlaku dan yang dijalankan, juga interaksi sosial yang terjadi di dalam suatu masyarakat. Metode ini umumnya digunakan untuk berfokus pada kegiatan atau ritual tertentu pada suatu masyarakat, bahasa, kepercayaan, cara hidup dan lain-lain.

Studi Kasus

Metode penelitian kualitatif studi kasus lebih meneliti pada suatu kasus atau fenomena tertentu yang ada didalam masyarakat yang dilakukan secara mendalam untuk mempelajari latar belakang, keadaan, dan interaksi yang terjadi.

Metode studi kasus dilakukan pada suatu kesatuan sistem yang bisa berupa suatu program, kegiatan, peristiwa, atau sekelompok individu yang ada pada keadaan atau kondisi-kondisi tertentu.

Fenomenologi

Metode penelitian kualitatif fenomenologi dapat dilakukan dengan memperhatikan masalah dan menelusuri fokus fenomena yang akan diteliti, yang melihat berbagai aspek subjektif dari perilaku objek. Nah, selanjutnya sang peneliti melakukan penggalian data berupa bagaimana pemaknaan objek dalam memberikan arti terhadap fenomena yang terkait.

Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan melakukan wawancara yang mendalam kepada objek atau informan didalam penelitian, serta dengan melakukan observasi secara langsung mengenai bagaimana objek penelitian menjelaskan pengalamannya kepada orang lain.

Metode Historis

Metode penelitian kualitatif hitoris adalah sebuah metode penelitian yang mempunyai fokus penelitian berupa peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi dan melakukan rekontruksi masa lalu dengan sumber data atau saksi sejarah yang masih ada hingga masa sekarang.

Untuk sumber data tersebut dapat diperoleh dari berbagai catatan sejarah, artefak, laporan verbal, ataupun saksi hidup yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dari kesaksiannya.

Sebab meneliti peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, maka ciri khas dari penelitian metode historis adalah waktu. Pada metode ini fenomena dilihat dari perkembangan atau perubahan berdasarkan pergeseran waktu.

Metode Teori Dasar

Metode penelitian kualitatif teori dasar adalah sebuah metode penelitian yang dilakukan untuk menemukan suatu teori alat untuk menguatkan teori yang sudah ada dengan meneliti prinsip dan kaidah dasar yang ada. Selanjutnya dibuat kesimpulan dasar yang membentuk prinsip dasar dari suatu teori.

Pada saat melakukan metode penelitian ini, sang peneliti perlu memisahkan mana fenomena yang dapat dikatakan fenomena inti dan mana yang bukan, untuk dapat diambil dan dibentuk suatu teori.

Proses pengumpulan data pada  metode ini dilakukan dengan cara observasi, studi lapangan, pembandingan antara kategori, fenomena, dan situasi berdasarkan berbagai penilaian, seperti penelitian induktif, deduktif, dan veritifikasi hingga data tersebut bersifat padat.

Alam tidak memiliki sesuatu yang tanpa ada manfaatnya, semua yang ada pada alam pasti ada manfaatnya.

Ciri-Ciri Metode Penelitian Kualitatif

jenis-jenis penelitian kualitatif
Pixabay.com

Metode penelitian kualitatif sering juga disebut penelitian naturalistik, metode fenomenologis, metode impresionitik, dan metode post positivstic. Pada penelitian ini terdapat ciri-ciri khusus sebagai berikut:

  • Menggunakan pola pikir Induktif (empiris – rasional), metode penelitian kualitatif sering duganakan untuk mengasilkan grounded theory, yaitu teori yang timbul dari data bukan dari hipotesis, seperti dalam metode kuantitatif. Sebab itu, metode ini dikatakan bersifat generating theory, sehingga teori yang dihasilkan berupa teori substansif.
  • Tidak menggunakan rancangan, pada metode penelitian kualitatif tidak menggunakan rancangan penelitian yang baku. Namun, rancangan penelitian berkembang selama proses penelitian.
  • Prespektif partisipan sangat diutamakan, minat peneliti banyak tercurah pada bagaimana anggapan dan makna menurut sudut pandang partisipan yang diteliti, sehingga dapat menemukan apa yang disebut sebagai fakta fenomenologis.
  • Subjek berubah-ubah, subjek yang diteliti, data yang dikumpulkan, sumber data yang dibutuhkan, dan juga alat pengumpulan data dapat berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan.
  • Analisis data dapat dilakukan selama saat penelitian dan selesai penelitian berlangsung.
  • Hasil penelitian berupa deskriptif dan pemahaman dalam konteks waktu serta situasi tertentu.
  • Metode penelitian kualitatif disebut juga penelitian alamiah atau inquiri naturalistik.
  • Tujuan dari penelitian metode kualitatif adalah untuk memahami, mencari makna di balik data, untuk menemukan kebenaran, baik kebenaran empiris sesual, dan empiris logis.
  • Penelitian berguna juga sebagai alat pengumpulan data, sehingga keberadaannya tidak terpisahkan dengan apa yang diteliti.
  • Proses pengumpulan data dilakukan atas dasar prinsip fenomenologis, yaitu dengan memahami secara rinci gejala atau fenomena yang dihadapi.

Prosedur Metode Penelitian Kualitatif

prosedur penelitia kualitatif
Pixabay.com

Prosedur pelaksanaan metode penelitian kualitatif bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan, juga situasi dan kondisi di lapangan. Secara garis besarnya, prosedur metode penelitian kualitatif sebagai berikut:

  • Menentukan masalah sebagai fokus penelitian.
  • Mengumpulkan data di lapangan.
  • Menganalisis data.
  • Merumuskan hasil studi.
  • Menyusun dan rekomendasi untuk membuat keputusan.

Setelah prosedur selesai, selanjutnya masuk tahap penelitian yang ada pada penelitian kualitatif sebagai berikut:

  • Mengangkat permasalahan.
  • Memunculkan pertanyaan penelitian.
  • Mengumpulkan data yang relevan.
  • Melakukan analisis data.
  • Menjawab pertanyaan penelitian.

Baca Juga Metode Penelitian Sejarah

Pengertian Metode Penelitian Kuantitatif

metode penelitian kuantitatif
Pixabay.com

Metode penelitian kuantitatif merupakan sebuah metode penelitian yang didasarkan pada bukti empiris untuk melakukan investigasi fenomena sosial melalui prinsip-prinsip statistik. Untuk tujuan dari metode penelitian kuantitatif adalah untuk mendapatkan struktur atau model matematis, dengan menggunakan pembuktian teoritis dan hipotesis yang dibentuk peneliti.

Pada proses pengukuran merupakan hal yang sangat penting dalam metode penelitian kuantitatif, karena hal tersebut merupakan jembatan antara pengamatan empiris dan ungkapan matematis pada hubungan kuantitatif.

Kerangka pada metode ini adalah bersifat konfirmatori dan deduktif. Konfirmatori adalah menyetujui teori yang sudah ada. Dalam metode penelitian kuantitatif, peneliti perlu mengumpulkan teori dari berbagai penelitian yang sudah ada kemudian mengumpulkan data dari lapangan untuk menyetujui teori tersebut.

Maksud dari bersifat deduktif adalah berangkat dari sesuatu yang bersifat umum. Pada metode penelitian ini, sang peneliti membuat hipotesis yang akan dibuktikan dengan data empiris.

Metode penelitian kuantitatif sekarang ini sudah sangat banyak digunakan pada penelitian sosial, psikologi dan ilmu humaniora. Pada bidang sosial, metode penelitian kuantitatif dapat digunakan untuk melihat pengaruh faktor-faktor yang menjadi penyebab suatu fenomena sosial.

Contohnya, penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh jaminan sosial, upah buruh terhadap kesejahteraan buruh.

Variabel jaminan sosial dan upah buruh menjadi variabel faktor meningkatnya kesejahteraan buruh. dalam bidang manajamen, metode penelitian kuantitatif dapat digunakan untuk mengukur pengaruh kompensasi dan kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan.

Jenis-Jenis Metode Penelitian Kuantitatif

jenis penelitian kuantitatif
Pixabay.com

Saat melakukan penelitian, kalian dapat menggunakan metode dan rancangan tertentu dengan mempertimbangkan tujuan penelitian dan sifat masalah yang dihadapi. Menurut sifat-sifat permasalahannya, metode penelitian kuantitatif dapat dibedakan sebagai berikut:

  • Penelitian kausal kompratif.
  • Penelitian tindakan.
  • Penelitian eksperimen.
  • Penelitian deskriptif.
  • Penelitian perkembangan.
  • Penelitian korelational.

Ciri-Ciri Metode Penelitian Kuantitatif

Pada metode penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri yang khas sebagai berikut:

  • Logika yang digunakan adalah logika positivistik dan menghindari hal-hal yang bersifat subjektif.
  • Pada proses penelitian menggunakan prosedur yang sudah direncanakan.
  • Subjek yang sedang diteliti, data yang dikumpulkan, dan sumber data yang dibutuhkan, juga alat pengumpulan data yang digunakan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
  • Menggunakan metode berfikir dedukatif (rasional – empiris), yang berusaha untuk memahami suatu fenomena dengan cara menggunakan konsep-konsep yang umum untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang bersifat khusus.
  • Tujuan dari metode penelitian kuantitatif adalah untuk menyusun ilmu nomotetik, yaitu ilmu yang berupaya membuat hukum-hukum dari generalisasi.
  • Melibatkan penghitungan angka atau kuantifikasi data.
  • Penelitian jenis kuantitatif, dikatakan juga penelitian ilmiah.
  • Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran dengan menggunakan alat yang objektif dan baku.
  • Analisis data dilakukan setelah semua data telah terkumpul.
  • Pada analisis data, peneliti dituntut untuk dapat mengerti teknik-teknik statistik.
  • Untuk hasil penelitian berupa generalisasi dan prediksi, lepas dari konteks waktu dan situasi.
  • Sang peneliti menempatkan diri secara terpisah dengan objek penelitian, dalam artian dirinya tidak terlibat secara emosional dengan subjek penelitian.

Prosedur Metode Penelitian Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif ini pada pelaksanaannya berdasarkan pada prosedur yang telah dibuat sebelumnya. Untuk prosedur penelitian metode kuantitatif sebagai berikut:

  • Identifikasi masalah.
  • Studi literatur.
  • Pengembangan kerangka konsep,
  • Identifikasi dan definisi variabel, hipotesis, daan pertanyaan penelitian.
  • Pengembangan model penelitian.
  • Teknik sampling.
  • Analisis data.
  • Interpretasi dan komunikasi hasil penelitian.
  • Pengumpulan dan kuantifikasi data.
Tidak hanya dalam penelitian yang perlu perencanaan, hidup juga perlu perencanaan.

Persamaan Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

Sebelum kita membahas perbedaan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, coba kita perhatikan dulu persamaan dari kedua metode ini, persamaannya antara lain:

  1. Kudanya merupakan sebuah metode yang digunakan dalam penelitian guna memecahkan sebuah masalah.
  2. Mempunyai variabel.
  3. Keduanya melibatkan inferensi simpulan detil-detil pengamatan empiris ke suatu kesimpulan umum.
  4. Mempunyai obyek dan subyek.
  5. Keduanya menerapkan metode pengumpulan data yang sistematis dan terbuka hingga dapat dinilai oleh pihak lain.
  6. Memakai prosedur untuk menghindari kesalahan analisis dan penarikan inferensi.
  7. Keduanya membandingkan data, mencari kesamaan dan perbedaan untuk menemukan pola tertentu pada data.

Baca Juga Metode Data Mining

Perbedaan Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

perbedaan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif
Pixabay.com

Agar kalian mengerti pembahasan kita kali ini, maka saya bahas sedikit tentang perbedaan yang ada pada metode penelitian kualitatif dan kuantitatif agar mudah kalian pahami. Perbedaan yang paling utama pada metode penelitian kualitatif dan kuantitatif  adalah alur teori serta data.

Pada penelitian kualitatif  berawal dari teori yang dibuktikan dengan data di lapangan. Namun sebaliknya, pada penelitian kuantitatif, penelitian berawal dari data lapangan dan menggunakan teori yang sudah ada sebagai pendukung, lalu hasilnya akan memunculkan teori-teori dari data tersebut.

Ada lima perbedaan besar yang terdapat pada metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang diungkapkan oleh Williams (1988), perbedaan itu antara lain:

Bersifat Realitas

Pada metode penelitian kuantitatif melihat realitas sebagai tunggal, konkrit, teramati, juga dapat difragmentasi. Namun sebaliknya, metode pendekatan kualitatif melihat realitas ganda (majemuk), hasil kontruksi dalam pandangan holistik.

Oleh sebab itu penelitian kuantitatif lebih spesifik, percaya langsung pada obyek generalis, meragukan dan mencari fenomena pada obyek yang realitas.

Interaksi Peneliti Dan Obyek Penenlitian.

Pada metode penelitian kuantitatif melihat sebagai independen, dualistik bahkan mekanistik, namun pada metode penelitian kualitatif melihat sebagai proses interaktif, tidak terpisahkan bahkan partisipatif.

Ikatan Waktu

Pada metode penelitian kuantitatif bebas dari ikatan konteks dan waktu (nomothetic statements), sedangkan metode penelitian kualitatif terikat dengan ikatan konteks dan waktu (idiograpics statements).

Posibilitas kausal

Pada metode penelitian kuantitatif selalu memisahkan antara sebab konkret temporal bertepatan yang mendahuluinya sebelum akhirnya melahirkan sebab-akibatnya. Namun,pada metode penelitian kualitatif selalu berusaha memisahkan sebab dengan akibat.

Peranan Nilai

Pada metode pendekatan kuantitatif melihat segala sesuatu bebas nilai, obyektif dan harus apa adanya, sedangkan pada metode penelitian kualitatif melihat segala sesuatu tidak pernah bebas nilai, termasuk peneliti yang subyektif.

Nah, mungkin hanya itu saja yang dapat saya bagikan tentang metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, semoga dengan artikel ini dapat memberi kemudahan untuk memahami dua metode ini.

Li Khan Halo sobat ilmunik, perkenalkan nama saya Maslihan berasal dari salah satu kota di daerah Jawa Timur tepatnya di kota Bojonegoro. Saya sangat ahli dalam bidang kebudayaan Indonesia dan juga ahli dalam bidang pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *