Li Khan Halo sobat ilmunik, perkenalkan nama saya Maslihan berasal dari salah satu kota di daerah Jawa Timur tepatnya di kota Bojonegoro. Saya sangat ahli dalam bidang kebudayaan Indonesia dan juga ahli dalam bidang pendidikan.

Pengertian Media Pembelajaran, Fungsi, Macam, Tujuan , Dan Manfaatnya

7 min read

pengertian metode pembelajaran

Pengertian Media Pembelajaran – bisa dikatakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran, artinya segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan keterampilan para siswa atau peserta didik. Sehingga dengan adanya media pembelajaran, dapat mendorong terjadinya kelancaran dalam proses belajar.

Media pembelajaran sendiri sangat banyak macamnya lo sobat ilmunik. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan penjelasan sedikit tentang apa itu media pembelajaran beserta fungsi, macam, tujuan dan juga manfaatnya.

Oke sobat ilmunik langsung saja kita masuk pembahasan utama.

Pengertian Media Pembelajaran

pengertian media pengajaran
Pixabay.com

Pengertian media pembelajaran berasal dari bahasa Latin, merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang berarti perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Kata media dalam proses belajar di kelas, dapat diartikan sebagai suatu sarana yang memiliki fungsi menyalurkan pengetahuan dari guru kepada para siswa.

Kelancaran para siswa untuk menerima keterangan yang diberikan guru umumnya banyak di pengaruhi oleh media pembelajarannya. Penggunaan suatu media pembelajaran dalam metode penelitian kualitatif dan kuantitatif juga menjadi tolak ukur penting dalam proses pembuktian hipotesa.

Jadi, dapat ambil kesimpulan bahwa pengertian media pembelajaran adalah suatu perantara yang digunakan para pengajar untuk dapat mempermudah proses belajar-mengajar, dan berfungsi untuk mempercepat pemahaman para siswa.

Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Selain dari pengertian secara umum diatas, banyak juga pengertian media pembelajaran menurut para ahli, antara lain sebagai berikut:

Jhon D. Lethuru

Berpendapat bahwa pengertian media pembelajaran adalah bahan, alat atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan tujuan agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna.

Berdasarkan pengertian di atas , media pembelajaran mempunyai manfaat yang besar dalam membantu mempermudah siswa mempelajari materi pelajaran.

Benson H. Clarence

Mendefinisikan media pembelajaran  sebagai suatu alat yang membantu pengajar untuk menyampaikan kepada siswa tentangt fakta-fakta keterampilan, sikap, pengetahuan, pengertian dan penghargaan.

Santoso S. Hamidjojo

Pengertian media pembelajaran adalah suatu media yang penggunaannya di integrasikan dengan tujuan dan isi pengajaran yang dimaksudkan untuk mempertinggi kualitas belajar-mengajar.

Buckminster Fuller dalam Haney dan Ulmer

Media merupakan orang tua ketiga (guru adalah orang tua kedua).

Briggs (1977)

Mendefinisikan bahwa pengertian media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya.

Schramm (1977)

Mengartikan media pembelajaran sebagai teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan kegiatan pembelajaran.

Azhar Arsyad (2011)

Mengartikan media pembelajaran sebagai alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun diluar kelas. Media pembelajaran juga merupakan komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi intruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

Gegne

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran adalah sebagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar.

Munadi (2008:7)

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif, dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

Romiszowski (2001;12)

Mendefinisikan media pembelajaran sebagai media yang efektif untuk melaksanakan proses pengajaran yang direncanakan dengan baik.

Sutjiono (2005)

Mengatakan bahwa media belajar itu diperlukan oleh guru agar pembelajaran berjalan efektif dan efisien.

NEA (National education Assocation)

Menerangkan bahwa media merupakan bentuk-bentuk komunikasi baik yang tercetak maupun audio visual beserta peralatannya.

Gerlach

Mengatakan bahwa media pembelajaran itu meliputi orang, bahan, peralatan, atau kegiatan yang menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap, yang dikondisikan untuk menambah pengetahuan dan wawasan, mengubah sikap siswa, atau untuk menambah keterampilan.

Arief Sadiman (2008:7)

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.

Ali (1992)

Mengatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat memberikan rangsangan untuk belajar.

Heinich, Molenida, dan Russel (1993)

Mengatakan bahwa media pembelajaran sebagai penerapan ilmiah tentang proses belajar pada manusia dalam tugas praktis belajar mengajar.

Oemar Hamalik (1980)

Mendefinisikan bahwa pengertian media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Blattner Doris

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran sebagai alat peraga sangat penting untuk dipakai dalam setiap pelajaran, karena siswa dapat mengingat 50% dari bahan pelajaran yang terlihat, tetapi kira-kira hanya 10% dari bahan pelajaran lisan. Media pembelajaran yang umumnya digunakan untuk siswa adalah gambar, papan tulis, benda alam, bagan, papan flannel, peta dan temple.

E. De Corte

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran sebagai suatu sarana non personal (bukan manusia) yang digunakan atau disediakan oleh tenaga pengajar, yang memegang peranan dalam proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan instruksional.

Syaful Bahri Djamarah dan Azwan Zain (2010:121)

Mengatakan bahwa media pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan agar tercapai tujuan pembelajaran.

Sri Anitah dan Noorhadi

Mendefinisikan media pembelajaran sebagai setiap orang, bahan, alat atau peristiwa yang dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa menerima pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Miarso (2004)

Mengatakan bahwa pengertian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

Baca Juga Metode Penelitian Deskriptif

Fungsi Media Pembelajaran

fungsi media pembelajaran
tumaritis.com

Media pembelajaran pada umumnya mempunyai 9 fungsi antara lain:

1. Membangun Emosi Siswa

Media pembelajaran dapat membangunkan emosi para siswa terhadap suatu hal (maksudnya dalam hal pelajaran), emosi siswa sangat mudah dibangunkan ketika menggunakan suatu media pembelajaran.

Misalnya, mereka dapat dengan cepat bersimpati dengan orang yang mempunyai kekurangan fisik dengan hanya melihat video singkat tentang seorang yang cacat tetapi masih bisa melakukan berbagai kegiatan.

Nah, dari gambaran diatas, para pengajar dapat membuat membuat siswa untuk lebih mencintai lingkungan dan peduli dengan alam sekitar.

2. Pembelajaran Akan lebih Aktif

Penggunaan media pembelajaran akan lebih dapat meningkatkan kegiatan belajar di kelas yang lebih aktif. Terlebih lagi ketika media pembelajaran yang digunakan dapat memudahkan para siswa dan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengannya.

Suatu pembelajaran yang aktif, terbentuk ketika para siswa dapat berinteraksi tidak hanya dengan pengajar atau dengan siswa lainnya, tetapi dengan media pembelajarannya.

3. Meningkatkan Respon Siswa

Pada umumnya, banyak siswa yang malas ketika para pengajar yang menjelaskan pelajaran tidak menggunakan media. Namun, ketika proses pembelajaran menggunakan media yang bervariasi dan sesuai tujuan dapat mengatasi permasalahan ini. Para siswa akan memberikan respon baik terhadap atau selama proses belajar-mengajar berlangsung.

4. Memusatkan Perhatian Siswa

Menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran dapat berfungsi dengan baik untuk pemusatan perhatian siswa. Terlebih lagi ketika media pembelajaran tersebut bersifat menarik.

Misalnya, seorang guru IPS dapat menarik perhatian siswa dengan hanya menempelkan peta di papan tulis saat akan memulai pembelajaran. Para siswa tersebut akan terpusat perhatiannya terhadap hal itu,

5. Mempermudah Pemahaman Siswa

Ketika pengajar ingin menggunakan media pembelajaran dan berhasil efektif, maka guru harus memilih media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pemilihan media pembelajaran yang sesuai dapat membantu mempermudah siswa dalan memahami materi yang sedang di jelaskan.

6. Pembelajaran Lebih Kongkret

Pada kegiatan pembelajaran banyak konsep-konsep abstrak yang harus dipelajari oleh siswa di dalam kelas. Solusi termudah untuk memberikan sesuatu yang abstrak dengan cara membantu mereka mengkongkretkan melalui suatu media pembelajaran.

Umumnya pembelajaran yang abstrak lebih susah untuk dipahami oleh siswa.

7. Mengatasi Ruang, Waktu dan Daya Indra

Banyak konsep, peristiwa atau objek yang harus dipelajari oleh para siswa, tetapi untuk menjelaskannya secara langsung tidaklah mudah. Misalnya, Ketika guru ingin membawa siswa kepada masa-masa perang dunia ke-2 berkecamuk, maka guru dapat menjelaskannya dengan menggunakan media pembelajaran.

Solusinya adalah dengan menggunakan dokumen atau video-video tentang perang dunia ke-2 yang tersedia di internet. Menampilkan hal tersebut di kelas akan mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dapat diatasi.

8. Membantu Mengelompokkan Informasi

Macam-macam media pembelajaran misalnya seperti tampilan power point yang dirancang dengan sungguh-sungguh, menyajikan grafik, rancangan, atau diagram, dapat membantu para siswa untuk mengelompokkan materi pelajaran dengan lebih mudah.

Para pengajar juga dapat menambahkan simbol-simbol khusus, sehingga dapat memperkuat retensi (daya ingat) siswa

9. Membangkitkan Motivasi Belajar Siswa

Pembelajaran yang menggunakan media dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas akan dapat membuat suasana kelas lebih hidup. Penyebabnya adalah karena media pembelajaran memiliki fungsi penting, yaitu untuk membangkitkan motivasi para siswa.

Dengan media pembelajaran para siswa akan lebih termotivasi untuk belajar ketika kegiatan mengajar di dalam kelas yang menggunakan berbagai media pembelajaran. Media pembelajaran juga harus diimbangi dengan strategi dalam mengajar.

Macam-Macam Media Pembelajaran

macam-macam media pembelajaran
infokemendikbud.web.id

Media pembelajaran pada masa sekarang sangat banyak sekali macamnya. Mulai dari yang paling kecil, sederhana dan murah hingga sampai media canggih yang mahal. Secara garis besarnya, media pembelajaran di bagi menjadi dua macam, sebagai berikut:

1. Media Non Elektronik

Media pembelajaran ini adalah media yang paling lama sebelum adanya media pembelajaran seperti sekarang ini, media-media ini antara lain:

Media Cetak

Media cetak merupakan cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses percetakan mekanis atau fotografis.

Misalnya, media cetak ini adalah buku teks, modul, buku petunjuk, grafik, foto, lembar lepas, lembar kerja, dan lain-lain.

Media pembelajaran ini dapat menghasilkan materi dalam bentuk salinan teks verbal dan materi visual yang dikembangkan berdasarkan teori yang berkaitan dengan persepsi visual, membaca, memproses informasi dan teori belajar.

Media Pajang

Pada umumnya, media pajang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi di depan kelompok kecil. Media pajang terdiri dari papan tulis, white board, papan magnetik, papan buletin, chart dan pameran.

Media Peraga dan Eksperimen

Media peraga terdiri dari alat-alat asli atau tiruan dan umumnya berada di dalam laboratorium. Media pembelajaran ini biasanya berbentuk model dan hanya dapat digunakan untuk menunjukan bagian-bagian dari alat yang asli dan prinsip kerja dari alat asli tersebut.

Selain media peraga, terdapat pula media eksperimen yang berupa alat-alat asli yang biasanya digunakan untuk kegiatan praktikum.

2. Media Elektronik

Video Compact Disk (VCD)

Media ini berfungsi untuk menayangkan suatu materi dalam bentuk video, program VCD instruksional dibutuhkan beberapa perlengkapan, seperti kabel penghubung video dan audio, remote control, dan kabel penghubung RF dan TV.

Internet

Media pembelajaran ini memberikan perubahan yang besar pada cara orang berinteraksi, bereksperimen, dan berkomunikasi. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, internet sangat cocok untuk kelas jarak jauh, dimana siswa dan pengajar masing-masing berada di tempat berbeda, tetapi masih dapat berkomunikasi dan berinteraksi seperti di dalam kelas. Internet membawa banyak pengaruh pada kegiatan belajar-mengajar pada masa sekarang ini.

Film

Film adalah gambar hidup yang diambil dengan menggunakan kamera film dan ditampilkan melalui proyektor film. Disamakan dengan film strip, film bergerak dengan cepat sehingga tampilannya bersambung atau stabil.

Objek-objek yang ditampilkan akan lebih alami, artinya sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Film yang digunakan juga adalah film berwarna. Biasanya film digunakan untuk menyajikan hiburan. Namun, dalam perkembangannya film dapat menyajikan informasi lain, khususnya informasi yang berkaitan dengan konsep pembelajaran keterampilan dan sikap.

Telvisi

Televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel atau ruang. Sistem televisi menggunakan peralatan yang mengubah cahaya dan suara kedalam gelombang elektrik dan mengkonversinya kembali kedalam cahaya yang dapat dilihat dan suara yang dapat didengar.

Media ini juga termasuk dalam kategori media pembelajaran.

Overhead Projector (OHP)

Media pembelajaran transparansi atau overhead transparency (OHT) sering kali disebut dengan nama perangkat kerasnya yaitu OHP (overhead projector).

Media pembelajaran transparansi adalah media visual proyeksi, yang dibuat di atas bahan transparan, biasanya film acetate atau plastik berukuran 81/2” x 11”, yang digunakan oleh guru untuk memvisualisasikan konsep, proses, fakta, statistik, kerangka outline, atau ringkasan di depan kelompok kecil atau besar.

Program Slide Instruksional

Media pembelajaran slide adalah media yang diproyeksikan dapat dilihat dengan mudah oleh para siswa di kelas. Slide merupakan sebuah gambar transparan yang diproyeksikan oleh cahaya melalui proyektor.

Baca Juga Perubahan Sosial Budaya

Tujuan Media Pembelajaran

tujuan media pengajaran
Pixabay.com

Penggunaan media pembelajaran mempunyai beberapa tujuan, antara lain:

  1. Meningkatkan sistem kualitas belajar mengajar.
  2. Dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga lebih merangsang minat dan motivasi peserta didik untuk belajar
  3. Dapat memperjelas informasi atau pesan pembelajaran.
  4. Memberikan kemudahan kepada para siswa untuk lebih memahami konsep, prinsip, dan ketrampilan tertentu dengan menggunakan media yang paling tepat menurut sifat bahan pengajaran.
  5. Menciptakan situasi belajar yang tidak dapat dilupakan para siswa.
  6. Menumbuhkan sikap dan ketrampilan tertentu dalam teknologi karena para siswa tertarik untuk menggunakan atau mengoperasikan media tertentu.

Manfaat Media Pembelajaran

manfaat media pengajaran
Rapika.com

Secara umumnya, manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa, sehingga pembelajaran akan berjalan secara efektif dan efesien. Namun, selain itu terdapat beberapa manfaat dari penggunaan media pembelajaran,sebagai berikut:

  • Dengan menggunakan media pembelajaran proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
  • Media pembelajaran dapat mempermudah siswa memahami materi pembelajaran.
  • Media pembelajaran dapat menumbuhkan rasa sikap positif para siswa terhadap materi dan proses belajar-mengajar.
  • Dapat mempermudah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif.
  • Proses pembelajaran dengan menggunakan media akan menjadikan waktu semakin efektif.
  • Dengan menggunakan media pembelajaran dapat meningkatkan kualitas hasil belajar para siswa.
  • Para siswa dapat menggunakan media pembelajaran dimana saja dan waktu kapanpun.
  • Dengan menggunakan media pembelajaran, kegiatan belajar-mengajar akan lebih interaktif.

Penutup

Mungkin hanya itu saja penjelasan yang dapat saya berikan tentang pengertian media pembelajaran, fungsi, macam, tujuan dan manfaatnya. Semoga dengan penjelasan ini dapat membantu dan juga menambah pengetahuan sobat semua. Cukup sekian dan salam dari penulis.

Li Khan Halo sobat ilmunik, perkenalkan nama saya Maslihan berasal dari salah satu kota di daerah Jawa Timur tepatnya di kota Bojonegoro. Saya sangat ahli dalam bidang kebudayaan Indonesia dan juga ahli dalam bidang pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *